Info Terkini

10/recent/ticker-posts

Widget HTML

 


Elviana Reses Bukan Hanya Tangan Kosong

Elviana kembali melanjutkan reses ke Dusun Sirih Sekapur Bungo, sekaligus membangikan beasiswa PIP ke Siswa SMA 9 Bungo, Selasa (10/10/2023). (Foto: IST)

Jambipos, Jambi-Dalam masa reses di daerah pemilihan Provinsi Jambi, Anggota DPD RI Dapil Provinsi Jambi Dra Hj Elviana MSi tidak hadir dengan tangan kosong. Sejumlah karya di Senayan dibawa Elviana hingga ke masyarakat. Misalnya penyaluran Beasiswa Program Indonesia Pintar dan bantuan modal usaha pelaku UMKM tanda agunan.

Saat reses di Kerinci, Elviana melakukan dialog dengan 300 ibu-ibu pelaku UMKM. "Disamping butuh bantuan modal usaha yang mereka butuhkan adalah bantuan alat produksi dan tentang  pemasaran. Jangan terjerat tawaran pinjaman modal usaha yang tidak jelas," kata Elviana.

Usai reses di Kerinci dan Kota Sungaipenuh sepekan, Elviana kembali melanjutkan reses ke Dusun Sirih Sekapur Bungo, sekaligus membangikan beasiswa PIP ke siswa SMA 9 Bungo.

Reses ke Bungo, Elviana juga membagikan beasiswa PIP untuk Siswa SMA 1 Bungo. Juga reses di Dusun Tanah Periuk sekalian bagikan beasiswa PIP untuk Siswa SMA 16 Bungo. Kehadiran reses Elviana di Desa Tebing Tinggi Bungo juga sekalian bagikan kartu beasiswa PIP untuk siswa SD 52 Bungo. 


Elviana menyakinkan dirinya disetiap reses di dapil, tak hadir dengan tangan kosong. Selain membawa program-program pusat pro rakyat, Elviana tak segan-segan untuk memberikan tali asih epada masyarakat yang dikunjunginya.

Saat reses di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh banyak warganet Kerinci mengkritik Elviana apa yang telah diperbuat selama mengabdi di Senayan selama 20 tahun (4 periode). Elviana menjawab kritik membangun ini dengan mempersilahkan warganet googling mencari rekam jejak kinerja Elviana untuk Provinsi Jambi.

Membaca komentar warganet Kerinci, di laman akun media sosial Elviana DPD RI, sungguh menarik karena begitu besar perhatian dan simpatik warganet Kerinci dan Kota Sungaipenuh kepada Elviana. Komentar pro dan kontra mewarnai yang memberikan kritik membangun untuk kebaikan Provinsi Jambi kedepan. 


Berikut Elviana, Ketua Komite IV DPD RI menjawab kritik positif warganet dalam penuh kedewasaan dan demokratis. 

Elviana: Safrudin Safrudin Terimakasih pak Syafrudin. Yang sudah saya buat untuk Kerinci tentu rakyat Kerinci yang tau pak. Pemilih Kerinci adalah pemilih cerdas. Tingkat pendidikan formal tertinggi juga ada di Kerinci. 

Apa yang sudah saya buat untuk Kerinci? Sebenarnya saya segan ngungkitnya tapi karena pak Syaf bicaranya di medsos dan dibaca banyak orang ya terpaksa saya tulis sebagian:

1).Periode pertama 2004-2009 saya anggota DPRRI Fraksi PDIP puluhan ton benih padi Ciherang saya bagikan untuk petani Kerinci karena sudah puluhan tahun sawah mereka tidak pernah diganti dengan benih baru. Hasilnya produksi padi Kerinci meningkat.

2).Periode pertama ini saya berikan dana aspirasi saya Rp 400 jutaan ke Kampus STKIP milik pak Ahmadi Zubir yang sekarang beliau Walikota Sungai Penuh. Silahkan crosschek ke beliau. Juga ada untuk lembaga kursus komputer namun saya dah lupa nama lembaganya.

3).Puluhan sekolah dapat dana RKB dan beasiswa. Datanya ada dengan Pak Alim Johar. Silahkan tanya ke beliau yang rumahnya di Debai, mantan Kep SD Tanjung Tanah.

3).Periode ke II 2009-2014 saya di DPDRI. Orang bilang DPD tidak kuat namun saya bisa bantu MAN 1 Sungai Penuh bangun gedung belajar lantai 2. Silahkan pak haji cek ke pak Suardin Kemenag waktu itu. Juga banyak bantu madrasah dan masjid hingga ke Gunung Labu Kerinci.

4).Periode ke III 2014-2019 saya terpilih kembali ke DPRRI Fraksi P3. Bersama sahabat saya Almarhumah bu Mor Anita DPRD Kerinci tidak terhitung dana PSBI yang saya bawa ke bumi Kerinci. Juga seluruh siswa SMA N 7 dapat beasiswa.

5).Periode ke IV saya kembali terpilih di DPDRI. Saya konsen memperjuangkan bantuan modal usaha untuk ibu-ibu rumah tangga melalui program UMI Mekar yang sebelumnya tidak masuk ke Kerinci.

6). Yang paling fenomenal adalah saya yang membawa pejabat Kemenag RI ke Kerinci sehingga STAIN Kerinci naik status menjadi IAIN Kerinci. Saksi hidupnya bisa pak Syaf cek ke dekan Tarbiyah pak Adi yang tinggal di Desa Tanjung Pauh. Jika pak Syaf belum puas dengan penjelasan saya silahkan kontak saya di 081274847938. Terimakasih pak Syaf. 

"Jika ada sahabat pak Syaf mau maju juga ke DPD ayo samo-samo berjuang pak. Kalau takut dilamun ombak jangan berumah di tepi pantai," ujar Elviana. (JP-AsenkLeeSaragih) 
Elviana kembali melanjutkan reses ke Dusun Sirih Sekapur Bungo, sekaligus membangikan beasiswa PIP ke Siswa SMA 9 Bungo, Selasa (10/10/2023). (Foto: IST)
Elviana juga reses di Dusun Tanah Periuk sekalian bagikan beasiswa PIP untuk Siswa SMA 16 Bungo. 
Kehadiran reses Elviana di Desa Tebing Tinggi Bungo juga sekalian bagikan kartu beasiswa PIP untuk siswa SD 52 Bungo. 
Kehadiran reses Elviana di Desa Tebing Tinggi Bungo juga sekalian bagikan kartu beasiswa PIP untuk siswa SD 52 Bungo. 
Kehadiran reses Elviana di Desa Tebing Tinggi Bungo juga sekalian bagikan kartu beasiswa PIP untuk siswa SD 52 Bungo. 
Elviana juga reses di Dusun Tanah Periuk sekalian bagikan beasiswa PIP untuk Siswa SMA 16 Bungo.
Kehadiran reses Elviana di Desa Tebing Tinggi Bungo juga sekalian bagikan kartu beasiswa PIP untuk siswa SD 52 Bungo. 
Elviana reses ke Bungo sekalian bagikan beasiswa PIP untuk Siswa SMA 1 Bungo.
Elviana reses ke Bungo sekalian bagikan beasiswa PIP untuk Siswa SMA 1 Bungo.
Elviana reses ke Bungo sekalian bagikan beasiswa PIP untuk Siswa SMA 1 Bungo.

Elviana kembali melanjutkan reses ke Dusun Sirih Sekapur Bungo, sekaligus membangikan beasiswa PIP ke Siswa SMA 9 Bungo, Selasa (10/10/2023). (Foto: IST)


Saat reses di Kerinci, Elviana melakukan dialog dengan 300 ibu-ibu pelaku UMKM. "Disamping butuh bantuan modal usaha yang mereka butuhkan adalah bantuan alat produksi dan tentang  pemasaran. Jangan terjerat tawaran pinjaman modal usaha yang tidak jelas," kata Elviana.

Saat reses di Kerinci, Elviana melakukan dialog dengan 300 ibu-ibu pelaku UMKM. "Disamping butuh bantuan modal usaha yang mereka butuhkan adalah bantuan alat produksi dan tentang  pemasaran. Jangan terjerat tawaran pinjaman modal usaha yang tidak jelas," kata Elviana.

Saat reses di Kerinci, Elviana melakukan dialog dengan 300 ibu-ibu pelaku UMKM. "Disamping butuh bantuan modal usaha yang mereka butuhkan adalah bantuan alat produksi dan tentang  pemasaran. Jangan terjerat tawaran pinjaman modal usaha yang tidak jelas," kata Elviana.

Saat reses di Kerinci, Elviana melakukan dialog dengan 300 ibu-ibu pelaku UMKM. "Disamping butuh bantuan modal usaha yang mereka butuhkan adalah bantuan alat produksi dan tentang  pemasaran. Jangan terjerat tawaran pinjaman modal usaha yang tidak jelas," kata Elviana.

Berita Lainnya

Posting Komentar

0 Komentar