
Sadisnya, supir dumptruck, Sukiman (45), warga Lingkungan Pulau Kemang, Kelurahan Dusun Bangko, Merangin, diikat dan dibuang oleh kawanan perambok ke pinggir jalan, di Desa Mentawak, Merangin.
Kejadian bermula saat Sukiman pergi memuat pasir di Pelepat, sekitar pukul 06.00 WIB. Sampai di lokasi, Sukiman dihadang sebuah mobil Toyota Innova abu-abu dengan penumpang lima orang.
Sukiman dipaksa menghentikan mobilnya.
Para perampok pun turun dari mobil. Mereka kemudian memukul Sukiman dengan gagang pistol. Tak sampai disitu, mulut Sukiman disekap dan dibawa bersama truknya.
Setiba di Desa Mentawak, Sukiman dibuang di pinggir jalan, tepat di lahan kebun karet warga. Beruntung Sukiman diselamatkan warga yang saat itu melintas hendak ke kebun.
Kapolres Merangin melalui Kapolsek Bangko, Iptu Didih Engkas, menyatakan peristiwa perampokan ini terjadi di wilayah hukum Polres Bungo. Memang, korban dibuang di wilayah Polres Merangin.
“Korban ditemukan warga dalam kondisi tangan terikat dan kepala luka akibat hantaman benda tumpul. Truk yang dikendarai korban dilarikan perampok, bersama uang Rp 1,4 juta," katanya.
Pihak Polsek Bangko sudah berkoordinasi dengan Polres Bungo guna memburu pelaku. Sementara Sukiman dibawa ke Rumah Sakit Umum Kolonel Abunjani Bangko untuk menjalani perawatan. (JP-Yah)
BERITA LAINNYA
- Tim Sayap FDB Siap Menangkan Paslon Nalim-Nilwan di Pilkada Merangin 2024
- Kajati Jambi Tangkap DPO Terpidana Kasus Kekerasan Terhadap Anak
- Pinto Jaya Negara Diperiksa Polda Jambi, Ada Apa?
- Melalui Mekanisme RJ, Jampidum Setujui Penghentian Penuntutan Perkara Narkotika di Muarojambi
- Kasus Pembunuhan Polisi dan Wartawati, Ketika Oknum Aparat Tak Lagi Menghargai Nyawa Manusia
- Lewat Jalur Pemangku Jabatan, Elviana Rilis Sekolah Penerima Beasiswa PIP di Provinsi Jambi
0 Komentar
Komentar Dilarang Melanggar UU ITE