Jambipos Online, Jambi-Dari sekitar 800 jumlah koperasi di Kota Jambi 50 persen
lebih akan ditutup. Alasannya koperasi tersebut tidak aktif atau mati
suri. Selebihnya sekitar 47 persen akan dibina.
Demikian dikatakan Kepala Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Kecil
Menengah (Nakerkop dan UKM) Kota Jambi, Syaril Samingin melalui Kepala
Bidang Perkoperasian dan UKM, Yudha Dharma, SH dalam acara sosialisasi
izin usaha simpan pinjam di Aula Kantor Disnakerkop dan UKM Kota
Jambi, Senin (22/5/2017).
Acara tersebut diikuti ratusan peserta dari para pengurus koperasi
yang ada di Kota Jambi. Menurut Yudha, pihaknya pernah dipanggil pihak
terkait gara-gara ditemukan usaha lain yang berkedok koperasi. Karena
itu Disnakerkop dan UKM akan memperketat pengawasan.
"Jadi kalau ada koperasi yang tidak melapor, akan kita bubarkan",ujar Yudha.
Senada dengan Yudha, Sekretaris Disnakerkop dan UKM Kota Jambi Dra H
Asia dalam acara itu juga menyebutkan saat ini koperasi yang aktif
hanya 376. Selebihnya mati suri. "Saat ini lebih banyak yang tidak
aktif ketimbang koperasi yang aktif", pungkas Asia. (JP-Rizal Ependi)
0 Komentar
Komentar Dilarang Melanggar UU ITE